Daily Calendar

Senin, September 22, 2008

Bahan Pertemuan ke-4 [biologi]

POINTERS TENTANG SUNNAH
Tuliskan komentar Anda sebagai bukti telah membaca bahan ini! Jangan lupa tuliskan nama lengkap Anda!
  • Pengertian sunnah dapat dilihat dari dua hal, yaitu secara etimologi dan terminologi. Secara etimologi, sunnah berarti tata cara.
  • Menurut Lisan al-'Arab, sunnah pada mulanya berati jalan atau cara, yaitu jalan yang dilalui orang-orang dahulu kemudian diikuti oleh orang-orang belakangan.
  • Sementara itu dalam Mukhtar al-Sihah, sebagaimana dikutip oleh Azami, sunnah secara etimologi berarti tata cara dan tingkah atau perilaku hidup, baik perilaku itu terpuji maupun tercela.
  • Sementara itu, terdapat beragam pendapat tentang pengertian sunnah menurut terminologi.
  • Menurut ahli hadis, sunnah berarti sabda, pekerjaan, ketetapan, sifat (watak budi atau jasmani); atau tingkah laku Nabi Muhammad saw, baik sebelum menjadi Nabi maupun sesudahnya. Dalam konteks ini, pengertian sunnah sama dengan hadis.
  • Sementara itu, menurut kalangan ahli usul fiqih, sunnah diartikan sebagai sabda Nabi Muhammad saw yang bukan berasal dari al-Qur'an, pekerjaan, atau ketetapannya. Agak serupa dengan pendapat kedua, menurut ahli fiqih sunnah dimaknai sebagai hal-hal yang berasal dari Nabi Muhammad saw baik berupa ucapan maupun pekerjaan, tetapi hal itu tidak wajib dikerjakan.
  • Dalam al-Qur'an dan sabda Nabi juga terdapat beberapa kata sunnah. Paling tidak ada empat tempat dalam al-Qur'an yang memuat kata sunnah, yaitu Q.S. al-Nisa': 26,[1] Q.S. al-Anfal: 38,[2] Q.S. al-Isra: 77,[3] dan Q.S. al-Fath: 23.[4] Dalam surat al-Nisa, kata sunnah berbentuk jamak, sunan, yang menurut Imam al-Qurtubi memberikan petunjuk tentang tata cara orang-orang saleh sebelum Nabi Muhammad. Ada yang berpendapat bahwa memberikan petunjuk pada ayat ini berarti menerangkan tata cara orang-orang sebelum Nabi Muhammad. Sementara itu, kata sunan dipahami Ibnu Katsir sebagai tata cara yang terpuji dari orang-orang dahulu dan mengikuti syari'at Allah yang disukai dan diridhai.

    [1] Allah hendak menerangkan hukum syariah-Nya kepadamu dan menunjukimu ke jalan (tata cara) orang-orang sebelum kamu (yaitu para nabi dan orang-orang saleh), serta hendak menerima taubatmu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
    [2] Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang kafir, apabila mereka menghentikan perbuatannya maka dosa-dosa mereka yang telah lalu akan diampuni, dan apabila mereka tetap kembali untuk melakukan perbuatan itu maka sunnah (aturan) orang-orang dahulu sudah berlaku.
    [3] (kami menetapkan hal itu) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul Kami yang Kami utus sebelum kamu, dan kamu tidak akan menemukan perubahan dalam ketetapan Kami.
    [4] Sebagai suaytu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, dan kamu tidak akan menemukan perubahan dalam sunnatullah itu.
  • Dalam beberapa kesempatan Nabi Muhammad juga menggunakan istilah sunnah. Hal ini terdapat dalam hadis yang diriwayatkan Abu Said, Anas bin Malik, Ibnu Buraidah, dan Ibnu Abbas.
  • Dari Abu Said, nabi bersabda, "Kamu semua niscaya akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sedepa demi sedepa..." dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda, "Apakah kalian tadi yang berkata ini itu? Ingatlah! Demi Allah, saya adalah orang yang paling takut kepada Allah dibanding kalian semua, tetapi saya juga berpuasa dan tidak berpuasa, saya juga melakukan salat malam dan tidur, dan saya menikahi wanita. Barangsiapa tidak suka sunnahku maka berarti ia tidak termasuk golonganku."
  • Ibnu Buraidah mengatakan ia diberitahu oleh Abdullah al-Muzanni bahwa Nabi Muhammad saw bersabda, "Salatlah kamu sebelum salat maghrib", dan pada ketiga kalinya Nabi menambah kata-kata "bagi yang mau", sebab beliau khawatir kalau hal itu dianggap sunnah oleh orang-orang.
  • Sedangkan dari Ibnu Abbas, Nabi bersabda, "Ada tiga macam manusia yang paling dimurkai Allah, orang yang tidak percaya kepada Allah di Tanah Suci, orang yang menghidupkan kembali (melestarikan) tradisi Jahiliyah dalam Islam, dan orang yang menuntut nyawa orang lain tanpa ada hak yang membolehkan."
  • Berdasarkan hadis-hadis tersebut, Nabi memaknai sunnah untuk menunjuk arti yang harfiyah, yaitu tata cara, meskipun dalam kitab-kitab Hadis ada sepuluh teks yang menyebut sunnah untuk menunjukkan tata cara dan tingkah laku hidup yang menjadi anutan.
  • Kajian tentang Sunnah dapat diklasifikasikan ke dalam dua hal pokok, yaitu tentang sanad dan tentang matan.
  • Kritik tentang sanad dikenal dengan naqd al-khariji (kritik eksternal). Kajian tentang sanad dilakukan karena banyaknya hadis yang lebih bersifat ma'nawi, bukan lafdzi. Satu persoalan yang bersumber dari Rasulullah diriwayatkan secara beragam oleh para perawi hadis, sehingga dari aspek matannya kadang sangat berlainan. Yang menjadi persoalan kemudian adalah melalui siapa hadis tersebut diriwayatkan. Dengan kritik sanad, rantai periwayatan sebuah hadis dikaji, mulai dari siapa perawinya, bagaimana statusnya, baik dalam hal kualitas moral, kekuatan hafalan maupun komentar orang sezaman tentang sang perawi.
  • Untuk melakukan kritik sanad diperlukan banyak penguasaan tentang ilmu hadis seperti asbab al-wurud, al-jarh wa al-ta'dil, tawarikh al-ruwwah, dan 'adalah al-sahabah. Dengan ilmu-ilmu ini status seorang rawi akan diketahui tentang kualitas pribadinya dan jalur-jalur periwayatan sebuah hadis.
  • Selain kritik sanad, kajian tentang matan juga mendapat perhatian dari para pengkaji studi Islam khususnya ilmu hadis. Baiknya sebuah jalur periwayatan tidak menjamin isi hadis juga baik. Sebab, boleh jadi ada matan hadis yang bertentang dengan ajaran al-Qur'an. Menurut Muhammad al-Ghazali, paling tidak ada tiga syarat yang perlu diperhatikan sebelum menerima matan hadis sebagai pegangan, yaitu kesesuaian dengan isi al-Qur'an, tidak bertentangan dengan pemikiran ilmiah, dan tidak bertentangan dengan fakta sejarah

20 komentar:

sitirahmawati mengatakan...

assalamualaikum.wr.wb
menurut saya tulisan tentang sunnah diatas sangat membantu saya dalam mempelajari materi-materi keislaman.maklum saya masih sangat awam.Klau boleh saya usul mungkin bisa dibuat tulisan yang lebih mendalam dan rinci dengan referensi yang lebih lengkap.
wassalamualaikum.wr.wb
(Siti Rahmawati*08640040*Biologi)
(siti

yasintadewi mengatakan...

Assalamu'alaikum wr wb
Menurut saya sunah merupakan tingkah laku, baik perbuatan amupun perkataan yang dilakukan oleh Rasulullah yang dilihat oleh para sahabat yang kemudian disebarkan ajarannya kepada para sahabat yang lain untuk kepentingan umat muslim. Namun, sunah tersebut bukan sesuatu yang menjadi kewajiban untuk dilakukan oleh umat Islam. Walaupun begitu sunah dapat diartikan tata cara melakukan sesuatu yang terdapat dalam Al-Quran yang dimungkinkan akan menjadi pro kontra diantara umat Islam, oleh karena itu Rasulullh memberikan contoh agar menjadi teladan bagi umat muslim. Orang yang melakukan ajaran tersebut mendapat pahala namun yang tidak melakukan juga tidak mendapat dosa. Karena sesuatu yang sunah tersebut hanya disebarkan melalui orang ke orang lain jadi kemurnian kandungan dalam sesuatu yang sunah tersebut berbeda-beda sesuai orang yang menyampaikan. Sunah sendiri memuncukan 2 kajian, yaitu sanad dan matan.

Trima kasih. .

Wassalamu'alaikum wr wb

Yasinta Dewi Arum Sari
08640025
Biologi 1

Miftah Amrudin mengatakan...

Assalamu'alaikum wr wb

Menurut saya, saya tidak sependapat dengan salah satu kajian yang menyatakan bahwa jika kita tidak melaksanakan sunah nabi maka kiat tidak termasuk golongan Nabi. Sebab, kita tidak melakukannya dikarenakan berbagai alasan misalnya: keterbatasan biaya untuk menikah, belum bekerja, dan lain sebagainya.
Namun saya setuju, dengan isi kajian tentang sunah ini karena kita bisa lebih dekat dengan Allah swt.

Terima kasih.

wassalamualaikum.wr.wb

Miftah Amrudin-08640022-Biologi

Dikki Triyadi/08640018/Biologi mengatakan...

assalamualaikum wr wb
menurut saya orang yang berpegang pada sunnah berarti ia telah mendapatkan hidayah dari allah SWT karena sunnah merupakan petunjuk yang telah ditempuh oleh rasulullah SAW dan para Sahabatnya baik berkenaan dengan ilmu, ‘aqidah, perkataan, perbuatan maupun ketetapan.

Dikki Triyadi*08640018*Biologi

Nor Setyowati mengatakan...

Dari berbagai referensi yang ada dapat disimpulkan bahwa banyak sekali yang berbeda pandangan tentang penafsiran kata "sunnah".Bahkan didalam Al_Quran sendiri hanya disingung sekitar 4 ayat mengenai hal tersebut.dari begitu banayaknya sumber dapat kita jadikan sebagai comparasi, namun kadang kala dapat juga menimbulkan kebingungan di kalangan pengkajinya.Agar tidak keliru dalam penafsiran sunnah,terutama bagi kaum awam sebaiknya jangan melihat dari satu sisi(secara global)dan jangan menuruti ego/emosi sesaat dan yang lebih penting lagi janagan sampai penkajian sunnah jadi melenceng terhadap isi Al_Qur`an.Lebih utama lai jika kita berguru kepada yang ahli bidang tersebut ke pesantren misalnya.
Nama:Nor Setyowati
NIM:08640015
Prodi:Biologi
Fakultas:Saintek 08`

umam mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb
Menurut saya pembahasan tentang sunnah ini sangat membantu saya untuk lebih memahami sunnah itu sendiri beserta pembagiannya.Sunnah merupakan segala sesuatu yang didasarkan kepada Rasulullah SAW baik ucapan mapun perbuatan.Kita sebagai kaum muslimin harus bisa mengaplikasikan apa yang telah diwarisi oleh rasulullah tersebut sebagai pedoman hidup kita disamping pedoman yang utama yaitu Al Quran.

nelly mengatakan...

Assalamualaikom Wr. Wb.
menurut pendapat saya, sunah aalah segala perbuatan dan perkataan yang patut ditiru dari orang -- orang terdahulu. orang terdahulu yang dimaksud adalah Rasulullah SAW. karena perbuatan dan perkataan beliau selalu benar dan baik serta patut ditiru hendaknya sunah Rasul baiknya juga kita laksanakan meskipun bila tidak dilaksanakan juga tidak berdosa tetapi baiknya dilaksanakan karena akan mendapat pahala.
demikian pendapat dari saya. bila ada kesalahan, mohon maaf dengan sebesar - besarnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Nailiyatun Nahdiyah-08640029

nurdin mengatakan...

assalamu'alaikum.wr.wb

menurut saya pengertian sunah diatas sama halnya segala sesuatu yang bersumberkan dari nabi muhammad tapi maknanya langsung dari ALLAH SWT.dan di jalankan sebagai tata cara yang terpuji dari orang-orang dahulu dan mengikuti syari'at Allah yang disukai dan diridhai. dan walaupun beragam cara penafsiran orang mengenai sunah selagi penafsiranya membawa kemaslahatan itu sangatlah bagus bagi perkembangan islam. dan kelayakan dari segi matan dan sanad itu sendiri adalah sebuah berkah dari allah sesuai dengan kemampuan orang-orang terdahulu untuk tetap menjaga kelestarian agama islam.di balik semua hal itu wALLOHUA'LAM BISSOWAF...kurang lebihnya saya mohon maaf.

terimakasih...

wassalamu'alaikum.wr.wb

noviani rosmaningrum mengatakan...

assalamu'alaikum.wr.wb

menurut saya sunah adalah sesuatu yang sepenuhnya disandarkan kepada nabi muhammad.saw,yang dijalankan mendapat pahala dan apabila tak dikerjakan tak mendapat dosa.tapi pelengkap/penambah ibadah wajib adalah amalan sunnah.walaupun banyak pengertian yang mejelaskan mengenai sunnah baik dari dalam al-qur'an maupun hadits(shohih maupun tidak)pada dasarnya adlah tetap mencari ridho dari ALLAH SWT(yang maha segalanya)...demikian,kurang lebihnya saya mohon maaf....

wassalamu'alaikum.wr.wb

noviani rosma ningrum
biologi1-08640014

idi mengatakan...

Assalamualaikum Wr.Wb
Sunnah adalah tata cara atau tingkah laku rasulullah sebagai panutan.Dalam sunnah di bagi menjadi 2 bagian :Sanad yaitu suatu rangkaian bagaimana suatu hadist disampaikan.Matan adalah isi hadist

widyani NL mengatakan...

Assalamualaikum Wr.Wb
Sunnah adalah tata cara atau tingkah laku rasulullah yang dijadikan sebagai panutan.Dalam sunah di bagi menjadi 2 bagian:sanad dan matan.Sanad adalah suatu rangkaian bagaimana suatu hadist di sampaikan.matan adalah isi hadist.sunnah adalah hukum islam yang ke dua setelah al-quran
Wassalamualaikum Wr.Wb
Widyani Nurmalasari Lucky
08640016
Biologi

raodatul jannah mengatakan...

Assalamualaikum Wr.Wb
Menurut pendapat saya sunnah adalah hukum yang harus diikuti setelah al-quran karena sunnah adalah penjelas bagi ayat-ayat al-quran yang masih umum.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Raodatuljannah
08640033
Biologi

mery kusmiyati mengatakan...

assalamu'alaikum...wr.wb..
menurut saya materi diatas menambah wawasan saya tentang makna sunnah karen makna sunnah yang saya ketahu selama ini hanya perbuatan,perkatan, dan tingka laku rasulullah.
tapi setelah sya membaca materi di atas ternyata sunah itu maknanya tidak hanya perbuatan rasulullah saja, karena dalam al-quran ada kata-kata yang mengunakan kata sunnah.

MERY KUSMIYATI (08640019) BIOLOGI

Pristi Ike W. mengatakan...

Assalaamu'alaikum wr. wb.
Menurut saya, sunah adalah sesuatu yang apabila dikerjakan akan mendapat pahala namun apabila tidak dikerjakan tidak berdosa. Tetapi alangkah baiknya kita melaksanakan sunah tersebut. Walaupun banyak pendapat berbeda, tetapi semua sunah tersebut bersumber dari Allah.
Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Pristi Ike W.
Biologi

habibie musthafa mengatakan...

ASSALAAMU'ALAIKUM WR. WB.

bahan-bahan tersebut membahas mengenai pengertian hadits. Terdapat berbagai macam pendapat mengenai pengertian hadits, perbedaan pendapat ini disebabkan karena latar belakang mereka atau pandangan mereka yang berbeda.
Seperti pendapat para ahli hadits menyatakan bahwa sunnah itu sabda, pekerjaan, ketetapan, sifat (watak budi atau jasmani); atau tingkah laku Nabi Muhammad saw, baik sebelum menjadi Nabi maupun sesudahnya.
Tetapi dari kalangan para ushul fiqh memaknai sunnah itu sebagai sabda Nabi yang bukan berasal dari Al Qur’an, pekerjaan atau ketetapannya.
Dari berbagai pendapat itu, menurut saya lebih tepat dan mudah dimengerti yang menurut para ahli fiqih, yang menyatakan bahwa sunnah itu merupakan hal-hal yang berasal dari Nabi Muhammad saw baik berupa ucapan maupun pekerjaan, tetapi hal itu tidak wajib dikerjakan.

dari bahan-bahan tersebut, saya menggaris bawahi: "Baiknya sebuah jalur periwayatan tidak menjamin isi hadis juga baik. Sebab, boleh jadi ada matan hadis yang bertentang dengan ajaran al-Qur'an"
dari situ saya menyimpulkan bahwa kita dalam menerima suatu hadits itu; selain memperhatikan matannya juga harus di perhatikan mengenai sanad dan perawinya.

Mengenai komentar saya ini, saya mohon ma'af apabila ada kesalahan dan mohon saran kritiknya yang bersifat membangun...!!!

WASAALAAMU'ALAIKUM WR. WB.

(HABIBIE MUSTHAFA_ 08640001_BIOLOGI)

safithri mengatakan...

assalamualaikum.wr.wb

Menurut saya sunah adalah perbuatan,tata cara atau tingkah laku dan perkataan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. agar umatnya itu mencontoh dan menjalankannya.apabila umatnya itu mengerjakannya maka ia akan mendapatkan pahala,dan apabila umatnya itu tidak mengerjakannya maka ia tidak berdosa.

wassalamualaikum.wr.wb

nama :safithri nuur hidayah
nim :08640002
prodi :biologi

naili palupi mengatakan...

Assalamu'alaikum.wr.wb
Setelah saya membaca materi pertemuan ke 4, saya berpendapat bahwa yang dimaksud sunnah adalah setiap perkatan, perbuatan, dan ketetapan Rosululloh SAW. yang dikenal dengan istilah sunnah qouliyah, fi'liyah, dan taqririyah. amaliyah yang dihukumi sunnah berarti amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh seorang muslim. Orang yang melaksanakan sunnah akan mendapatkan pahala, dan orang yang tidak mengerjakannya tidak berdosa. Hal ini karena sunnah hanya bersifat imbauan untuk diikuti, bukan suatu kewajiban karena sunnah bersumber dari Rosululloh SAW.

naili palupi mengatakan...

Assalamu'alaikum.Wr.Wb
Menurut saya sunnah bersifat kurang kuat, karena sunnah bersumber dari Rosululloh yang kemudian diajarkan kepada para shohabat kemudian secara turun-temurun diajarkan kepada umat muslim berikutnya setelah Rosululloh wafat. Sehingga banyak kemungkinan adanya kesalahan dalam menafsirkan sunnah tersebut. hal ini karena danya perbedaan pendapat dan pandangan dari masing-masing shohabat setelah wafatnya Rosululloh SAW.
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb

(Naili palupi,Biologi,08640031)

indah purwaningsih mengatakan...

Menurut saya sunah adalah perilaku nabi Muhammad SAW. seperti perbuatan, ucapan, ketetapan yang perlu dicontoh oleh para umatnya walaupun sunnah tidak termasuk sesuatu yang tidak wajib dilaksanakan. Dalam kehidupan manusia diperlukan pedoman hidup yang merupakan kebenaran tertinggi agardalam hidupnya tidak tersesat, demikian pula dalam hidupnya seorang muslim. Apa yang dituliskan Rasulullah merupakan penjelasan yang ada dalam Al_ Qur1an. Oleh sebab itu kita harus mengikuti suri tauladan Nabi Muhammad SAW.
Nama:Indah Purwaningsih
NIM:08640042
Prodi:Biologi
Fakultas: Saintek

Fatkhurrohmah Wardati mengatakan...

menurut pendapat saya sunnah adalah sesuatu hal yang tidak harus dilaksanakan oleh setiap individu yang memeluk agama Islam. Mereka mempunyai pendapat masing-masing. Apabila sunnah ini dilakukan maka si pelaku akan mendapat pahala, jika tidak dilaksanakanpun si pelaku tidak akan mendapatsanksi yang tegas.
Nama:Fatkhurrohmah Wardati
NIM:08640003
pRODI:bIOLOGI
Fakultas:Saintek